Budidaya Hidroponik
- Sumber Daya Tipe
- Proyek
- Mata Kuliah
- Biologi Ilmu Bumi
- Topik
- Perubahan Iklim Ekosistem Penyelidikan ilmiah Keberlanjutan
- Waktunya beraktifitas
- 45 Menit
Dalam proyek sains ini, peserta membuat sistem hidroponik skala kecil untuk bercocok tanam tanpa tanah dan memantau pertumbuhannya.
- Pendahuluan
-
Petani hidroponik dan teknologi pertanian bercocok tanam tanpa tanah dengan menggunakan larutan air yang kaya nutrisi sebagai pupuk. Metode ini menghemat air dan memungkinkan bahan pangan ditanam di kota dan daerah yang tanahnya tidak subur. Teknik hidroponik dapat menghasilkan sayuran dan bahan bumbu sepanjang tahun di dalam rumah kaca atau pertanian vertikal, sehingga kebutuhan untuk mengangkut bahan pangan dari tempat yang jauh berkurang. Pekerja di bidang ini mengembangkan sistem untuk memantau nutrisi, cahaya, dan kesehatan tanaman menggunakan sensor dan teknologi otomatis. Pekerjaan hijau ini penting untuk membuat pertanian lebih berkelanjutan, terutama karena jumlah penduduk di seluruh dunia meningkat dan lahan pertanian menjadi lebih terbatas. Pertanian hidroponik membantu mendukung ketahanan pangan dan mengurangi dampak lingkungan dari produksi pangan.
- Tujuan Utama
-
- Memperkenalkan kepada peserta didik sistem budidaya hidroponik dan bagaimana tanaman dapat tumbuh tanpa tanah dengan menggunakan lingkungan berbasis air yang terkontrol;
- Mengeksplorasi larutan air kaya nutrisi serta bagaimana mineral esensial mendukung pertumbuhan tanaman dan produksi pangan;
- Mengkaji penggunaan sensor dan otomatisasi untuk memantau cahaya, nutrisi, dan kesehatan tanaman dalam sistem pertanian berkelanjutan;
- Pertanyaan Panduan
-
- Bagaimana tanaman dapat tumbuh tanpa tanah dalam sistem hidroponik?
- Mengapa pengendalian nutrisi, cahaya, dan air penting bagi kesehatan dan produktivitas tanaman?
- Bagaimana pertanian hidroponik dapat membantu membuat produksi pangan lebih berkelanjutan di kota-kota dan daerah dengan lahan pertanian terbatas?
