Tantangan Tenaga Angin
- Sumber Daya Tipe
- Proyek
- Mata Kuliah
- Ilmu Bumi Rekayasa Fisika
- Topik
- Perubahan Iklim Ekosistem Kelistrikan Energi Proses Rekayasa Penyelidikan ilmiah Keberlanjutan
- Waktunya beraktifitas
- 35:00
Kertas atau karton berwarna, gelas plastik (bening, 240—350 ml), kacang kering atau beras (sekitar 1/4 cangkir per tim), tusuk sate atau pensil, selotip atau lem, gunting, tali (2,5 cm per kelompok), pengering rambut atau kipas angin
- Pendahuluan
-
Teknisi dan insinyur turbin angin bekerja di menara tinggi dan menangani bilah besar dari turbin angin yang berputar. Mesin-mesin ini mengubah udara yang bergerak (angin) menjadi listrik, yang dapat menerangi seluruh lingkungan tanpa menghasilkan polusi. Angin adalah sumber energi terbarukan karena terus bertiup dan tidak akan habis. Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB), yang merupakan kumpulan turbin angin, berada di tempat-tempat dengan banyak angin, seperti di perbukitan atau di dekat laut. Pekerja di bidang ini harus memahami aspek teknis, listrik, dan pola cuaca untuk memastikan turbin bekerja dengan aman dan efisien. Tenaga angin membantu mengurangi kebutuhan bahan bakar fosil dan mendukung tujuan energi bersih. Dengan semakin banyak negara yang ingin menurunkan emisi karbon, pekerjaan hijau di industri energi angin juga semakin terbuka.
- Tujuan Utama
-
- Memahami hubungan sebab dan akibat ketika energi angin menghasilkan gerakan dan melakukan kerja (mengangkat beban).
- Menerapkan keterampilan desain teknik melalui perancangan, pengujian, dan perbaikan kincir angin secara berkelompok.
- Melatih pengukuran dan perbandingan sederhana untuk menentukan desain yang paling efektif.
- Pertanyaan Panduan
-
- Bagaimana angin membuat kincir angin berputar dan mengangkat kacang?
- Apa yang terjadi jika kita mengubah bentuk atau sudut baling-baling?
- Bagaimana kincir angin kita mirip dengan turbin angin sungguhan yang menghasilkan listrik?
